Pariaman Batagak Gala adalah kegiatan malewakan Panghulu Suku atau kaum se Kota Pariaman, yang di ikuti dengan pergelaran kesenian anak nagari yang dikemas dalam bentuk sebuah event wisata. Dalam malewakan Panghulu ini segala tata cara adat dan budaya wajib dilakukan. Peran Kerapatan Adat Nagari (KAN) sangat besar karena setiap penghulu yang akan dilewakan harus mendapatkan persetujuan dan rekomendasi dari KAN melalui adat salingka nagari yang berlaku.

 

Dalam hal pengangkatan panghulu oleh kaum atau suku tidak ada intervensi dari lembaga manapun karena itu adalah hak kaum atau suku, dan semua lembaga, individu dan pihak lain juga tidak dapat menghalangi kalau ada kaum yang mengangkat panghulu nya. Sesuai dengan adat dan budaya Minangkabau Tata Cara pengangkatan panghulu adalah sebagai berikut ;

1. Hiduik Bakarelahan

Hiduik bakarelahan artinya merelakan gelar pusaka diberikan kepada yg lebih muda ketika yg tua masih hidup.

2. Mati Batungkek Budi

Mati batungkek budi artinya mengganti penghulu yg lama apabila ia sudah meninggal dunia. Gelar pusakonya dihimbaukan di tanah sirah atau di pandan pakuburan.

3. Mambangkik Batang Tarandam

Mambangkik batang tarandam artinya mengangkat seorang penghulu baru untuk mengganti penghulu yg lama. Setelah gelar pusaka telah sekian lama terpendam

4. Mangambangan nan Talipek

Mangambangan nan talipek artinya melewakan kembali gelar yg lama tidak terpakai. Yang disebabkan oleh pengangkatan penghulu tertangguh karena belum didapatkan kata kesepakatan semua warga terhadap calon pengganti.

5. Manurunkan nan Tagantuang

Manurunkan nan tagantuang yaitu mengangkat penghulu baru untuk menggantikan penghulu yg lama setelah tertangguh karena calon pengganti belum cukup umur.

6. Baju Sahalai dibagi Duo.

Artinya apabila Kaum atau suku sudah berkembang maka gelar sako tadi dapat di diri kan pula pada kaum se suku lainnya.

7. Mangguntiang Siba Baju

Yaitu mengangkat penghulu baru karena terjadi persengketaan yg tidak dapat didamaikan antara dua atau beberapa kaum.

8. Gadang Manyimpang

Yaitu mendirikan penghulu baru oleh suatu kaum yg ingin memisahkan diri dari pimpinan yg telah ada.

BAGIKAN